Rabu, 23 September 2026

Dokumentasi Kegiatan Hari Kamis 17 September 2026

 

Dokumentasi Kegiatan Hari Kamis 17 September 2026

Kegiatan Rutin REMAS Baitul Muttaqien Snesa : Qiroah, Perkenalan PPL UIN SATU, dan  Materi Bijak Menggunakan Gadget

Pada hari Kamis, 17 September 2026, kegiatan rutin Remaja Masjid (REMAS) Baitul Muttaqien Snesa kembali dilaksanakan. Pertemuan kali ini terasa istimewa karena kedatangan kakak-kakak Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari UIN SATU Tulungagung tahun 2026. Kegiatan yang dihadiri oleh siswa kelas 7, 8, dan 9 ini juga didampingi oleh tiga guru, salah satunya adalah Ibu Yanis Setiawati, S.Pd.I, yang setia mendampingi jalannya acara dari awal hingga selesai. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Ibu Nurul Hidayah S.Ag., yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kakak-kakak PPL akan turut serta berpartisipasi dalam setiap kegiatan Remaja Masjid selama periode praktik mereka.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan membaca Al-Qur'an (tilawah), tepatnya surat An-Nisa' ayat 142–144, yang dipandu oleh Kak Budi Wahono. Suasana kegiatan terasa sangat khidmat dan penuh antusias ketika para siswa melafalkan bacaan secara bersama-sama. Tidak hanya siswa, kakak-kakak PPL pun turut serta dengan semangat dalam qiroah bersama tersebut, menciptakan atmosfer kebersamaan yang positif di dalam masjid. Kegiatan qiroah ini menjadi pembuka yang menenangkan sebelum masuk ke sesi berikutnya.

Setelah qiroah bersama selesai, acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari kakak-kakak PPL UIN SATU Tulungagung yang hadir. Setiap kakak PPL memperkenalkan diri dengan ramah, disusul dengan penyampaian materi utama pada pertemuan kali ini, yaitu tentang penggunaan HP atau gadget yang baik dan bijak. Materi ini dipilih karena sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa yang tidak lepas dari perangkat tersebut. Di sela-sela penyampaian materi, kakak PPL juga mengajak siswa untuk melatih fokus melalui ice breaking dengan aturan “kalau ada kata tepuk, maka harus tepuk; sebaliknya, jika tidak ada kata tepuk, jangan tepuk.” Bagi siswa yang kurang fokus, mereka mendapatkan sanksi ringan berupa maju ke depan untuk melafalkan surat pendek. Seluruh rangkaian kegiatan ini tetap dalam pendampingan ibu Yanis Setiawati, S.Pd.I hingga acara selesai.

Adapun poin-poin materi yang disampaikan terkait penggunaan gadget secara bijak meliputi:

·         Fungsi HP atau Gadget dalam Keseharian

Gadget bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga dapat menjadi sarana belajar, mencari informasi, dan mengembangkan kreativitas. Namun, penggunaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan tidak berlebihan.

·         Durasi Penggunaan HP atau Gadget

Siswa diimbau untuk membatasi waktu penggunaan gadget, misalnya maksimal 2–3 jam per hari untuk keperluan hiburan, dan lebih mengutamakan kegiatan belajar, ibadah, serta interaksi sosial secara langsung.

·         Posisi dalam Menggunakan HP atau Gadget

Posisi tubuh saat menggunakan gadget juga perlu diperhatikan. Hindari menggunakan gadget sambil tiduran atau dengan jarak terlalu dekat dari mata, karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan mata dan postur tubuh.

·         Keseimbangan Dunia dan Akhirat

Gadget hendaknya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, termasuk mencari ilmu agama, namun tetap harus diimbangi dengan ibadah dan kegiatan positif lainnya.

Dengan adanya materi ini, diharapkan para siswa REMAS Baitul Muttaqien Snesa dapat lebih bijak dalam menggunakan gadget, serta mampu memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif dan produktif.

Dokumentasi Kegiatan :












Jumat, 24 April 2026

Kutbah Jum'at Masjid SNESA

Menjaga Lisan Dari Perkataan Buruk Salah Satu Tanda Selamat

Hari Jum'at Legi, 24 April 2026. 
Khatib : Muhamad Yasin, S.Pd,M.Pd




Khutbah I 


Jamaah shalat Jumat rahimakumullâh,
Di hari yang mulia ini,saya berpesan kepada para jamaah Jumat sekalian dan khususnya kepada diri saya pribadi dan untuk senantiasa bertakwa kepada Allah SWT, dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena takwa adalah sebaik-baik bekal untuk menghadap kepada-Nya.
 
Jamaah shalat Jumat rahimakumullâh,
Lisan merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang amat besar diberikan kepada manusia, dan juga salah satu ciptaan Allah yang menakjubkan. Karena melalui lisanlah ilmu Allah tersebar di seluruh muka bumi. Akan tetapi dari lisan manusia bisa menjadi beriman, dan dari lisan pula manusia bisa menjadi kufur. Karena seperti perkataan pepatah bahwa “mulutmu harimaumu”. Artinya, setiap Muslim harus menjaga perkataan maupun lisannya agar tidak mudah mengumpat, menghibah, memfitnah, mengkafirkan, menyalahkan, maupun mengumbar perkataan yang tidak baik.
 
Rasulullah SAW dalam sebuah hadits bersabda bahwa:

Artinya: Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan (HR Bukhari)

Jamaah shalat Jumat rahimakumullâh,

Di zaman sekarang, lisan tidak hanya digambarkan melalui ucapan, akan tetapi sudah merambah pada aktivitas-aktivitas di media sosial dan internet. Maka sudah saatnya, sebagai umat Muslim harus selalu menjaga lisannya di media sosial. Apalagi dalam kehidupan bermasyarakat, juga di lingkungan sekolah umat islam harus pandai menjaga lisan, jangan berkata kasar yang akan menyakiti hati / perasaan orang lain.

Allah SWT berfirman:

Artinya: Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir (QS Qaaf: 18).

Rasulullah SAWbersabda di dalam haditsnya:

Artinya: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam (HR Bukhari).

Jamaah shalat Jumat rahimakumullâh,

Rusaknya silaturahim, salah satunya disebabkan oleh kotornya lisan. Banyak yang mengaku Islam di lidah, tetapi tidak di perbuatan. Bahkan banyak umat Islam yang mencaci maki saudaranya sendiri, lantaran berbeda cara pandang. Bahkan mereka menganggap dirinya yang paling benar, sedangkan yang lain salah. Padahal dengan berdiskusi dan bertabayyun itu lebih baik dan menjadikan keterbukaan sesama umat Islam.

Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:Sungguh yang paling aku khawatirkan atas kalian semua sepeninggalku adalah orang munafik yang pintar berbicara (HR At-Tabrani).

Jamaah shalat Jumat rahimakumullâh

Oleh karena itu, sangat berhati-hatilah ketika sedang menulis sesuatu di media sosial maupun berbicara dengan orang lain. Sikap berpikir sebelum berucap merupakan kebijaksanaan bagi hamba yang memiliki akal pikiran. Sekali lagi saya ingatkan bahwa Allah mengutus malaikat khusus untuk mengawasi ucapan kita, baik lisan maupun tulisan kita di media sosial. Semoga kita bisa menjadi muslim yang mampu menjaga lisan, baik secara langsung maupun lewat tulisan di media sosial. Semoga, ucapan-ucapan kita senantiasa mendatangkan pahala dan ridha dari Allah SWT.

Khutbah II






Pembacaan doa tahlil untuk keluarga H.Isran bin Sanusi : 
Hj. Zaharah binti M. Yusopi, 
Hj. Ramlah binti Sajimin, 
Hj.Syarifah Maryam binti Syed Ali


Selasa, 25 November 2025

Selamat Memperingati Hari Guru (Kado Cinta dari Remaja Masjid Baitul Muttaqin SNESA)

 

Selamat Memperingati Hari Guru
(Kado Cinta dari Remaja Masjid Baitul Muttaqin SNESA)

          Setiap tanggal 25 November, kita memperingati Hari Guru Nasional sebagai momen untuk memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pahlawan tanpa tanda jasa. Di balik kemajuan generasi muda dan terbentuknya karakter kuat pada diri para siswa, hadir sosok guru yang dengan sabar, tulus, dan penuh dedikasi mendampingi proses belajar.

          Pada momentum istimewa ini, **Remaja Masjid Baitul Muttaqin SNESA** turut memberikan persembahan spesial sebagai bentuk rasa terima kasih kepada seluruh guru. Kado cinta ini bukan hanya sekadar rangkaian kata, tetapi juga wujud rasa syukur atas bimbingan, keikhlasan, dan ilmu yang selama ini telah diberikan.

**Guru : Cahaya yang Tak Pernah Padam**

          Guru ibarat pelita dalam gelap. Dengan ilmu dan keteladanan, mereka menerangi jalan bagi para siswa untuk menemukan jati diri, meraih impian, dan menghadapi masa depan dengan percaya diri. Tidak jarang, para guru berkorban waktu, tenaga, bahkan perasaan demi memastikan setiap anak didiknya bisa memahami pelajaran dan merasa diterima.

          Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang begitu cepat, guru tetap hadir sebagai sosok sentral dalam mendidik generasi penerus. Semangat mereka menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus belajar tanpa henti.

**Kado Cinta dari Remaja Masjid**

          Sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 1 Ngunut, Remaja Masjid Baitul Muttaqin SNESA ikut merayakan Hari Guru dengan penuh makna. Lewat doa bersama, ucapan syukur, dan ungkapan cinta penuh kehangatan, kami ingin menunjukkan bahwa jasa para guru tidak akan pernah kami lupakan.

Kado cinta ini berupa :

1. Poster tulis tangan hasil karya Vina Permatasari  kelas 7I dan poster canva hasil karya Dheatama Nabila Nur’aini kelas 7E




2. Untaian kata dari Zakiyatus Solehah kelas 7E

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang terhormat Bapak/Ibu Guru sekalian,

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya kepada kita semua.

Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.

          Pada kesempatan ini,izinkan kami, anggota Remaja Masjid Baitul Muttaqin SNESA, menyampaikan beberapa kata sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 25 November 2025. Dengan tema "Guru Hebat, Indonesia Kuat", kita kembali diingatkan bahwa guru adalah ujung tombak dalam membentuk generasi penerus bangsa. Setiap hari, para guru hadir bukan sekadar mengajar, tetapi menanamkan karakter, menuntun nilai, dan membimbing anak-anak Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Setiap insan yang hari ini berdiri tegak, melangkah maju, dan berani bermimpi besar, pasti pernah disentuh oleh tangan seorang guru. Guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga penuntun jiwa. Di balik kesuksesan kami di masa depan, ada sosok Bapak/Ibu Guru yang dengan sabar membimbing, mengingatkan, dan menuntun kami menuju jalan yang benar.

          Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

Anak- anak Remaja Masjid SNESA ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya atas segala bimbingan yang telah diberikan. Mulai dari ilmu pengetahuan, pendidikan karakter, hingga teladan akhlak yang menjadikan kami memahami makna tanggung jawab sebagai generasi muda. Kami sadar, perjalanan mendidik itu tidak mudah—penuh tantangan, penuh pengorbanan. Namun Bapak dan Ibu tetap menjalankannya dengan ketulusan yang tidak pernah lekang oleh waktu.

          Kami juga ingin memohon maaf apabila selama ini sikap dan tutur kami sebagai siswa maupun anggota remaja masjid masih jauh dari harapan. Semoga ke depan kami bisa menjadi pribadi yang lebih disiplin, berakhlak baik, serta mampu membawa nama baik sekolah dan masjid kita tercinta.

          Hari Guru bukan hanya sekadar peringatan tahunan. Ini adalah momen untuk mengingatkan kami bahwa tanpa guru, kami bukanlah siapa-siapa. Karena itu, kami berdoa semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kesabaran, dan keberkahan kepada Bapak/Ibu Guru. Semoga setiap ilmu yang diajarkan menjadi amal jariyah yang pahalanya tidak akan pernah putus. Hari Guru Nasional bukan hanya seremoni tahunan. Ini adalah momen untuk mengenang kembali betapa besar pengorbanan dan dedikasi para guru yang dalam sunyi tetap bekerja, dalam keterbatasan tetap mengabdi, dan dalam tantangan tetap berinovasi. Tanpa guru, tidak ada ilmu. Tanpa guru, tidak ada pemimpin masa depan. Dan tanpa guru, tidak ada Indonesia yang kuat.

          Akhir kata, kami Remaja Masjid Baitul Muttaqin SNESA mengucapkan **Selamat Hari Guru**. Terima kasih atas segala jasanya. Semoga Allah membalas semua kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda. Terima kasih kepada seluruh guru yang telah menjadikan pendidikan sebagai ladang perjuangan. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan atas setiap langkah pengabdian.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3. Doa terbaik dari Naura Nuraida Tri Kusuma kelas 7E

Allahumma bārik li-mu‘alliminā, wa akrimhum kamā akramūnā bil-‘ilm, waramhum kamā raimūnā bi-abri wat-tawjīh.

Allahumma jzihim ‘annā khayral-jazā’, warfa‘ darajātihim fid-dunyā wal-ākhirah, waftah lahum abwābal-khayri wal-barakah, waj‘al mā yuqaddimūnahū min ‘ilmin wa ta‘līmin adaqatan jāriyatan lā tanqai‘u abadan.

Allahumma ifahum wa ifa ahlahum, wa alhimhum a-abra wal-ikmah, waj‘al qulūbahum sa‘īdah bimā zara‘ūhū fīnā minal-khayr. Āmīn.

 

“Ya Allah, berkahilah para guru kami, muliakanlah mereka sebagaimana mereka telah memuliakan kami dengan ilmu. Sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangi kami melalui kesabaran dan bimbingan yang mereka berikan.

 

Ya Allah, balaslah segala kebaikan mereka dengan balasan yang terbaik. Angkatlah derajat mereka di dunia dan di akhirat, bukakan bagi mereka pintu-pintu kebaikan dan keberkahan, dan jadikan segala ilmu, nasihat, dan pembelajaran yang mereka ajarkan sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir tanpa henti.

 

Ya Allah, jagalah mereka dan keluarga mereka. Berikan kepada mereka kesabaran, kebijaksanaan, dan ketenangan hati. Jadikanlah hati mereka bahagia atas segala kebaikan yang telah mereka tanamkan dalam diri kami. Aamiin.”


4.Puisi dari Amira Khumaira AzZahra kelas 7E

                  

                             Puisi Hari Guru

                “Pelita di Tengah Langkah Kami”

Di setiap pagi yang lahir dari sunyi,

kulihat sosokmu datang paling awal,

menyambut hari dengan senyum yang tak pernah menua,

meski waktu sering kali tidak bersahabat.

 

Engkau berjalan membawa cahaya,

menyulut semangat dalam ruang kelas sederhana,

mengubah papan tulis yang penuh coretan

menjadi jendela untuk melihat dunia yang lebih luas.

 

Wahai guru…

kau sisipkan ilmu seperti menanam biji harapan,

kau rawat mimpi kami dengan kesabaran

yang kadang tak mampu kami mengerti.

Ketika kami jatuh,

kau bukan hanya menuntun untuk bangkit,

tapi juga menunjukkan alasan untuk terus melangkah.

 

Dalam setiap nasihatmu ada lembut doa,

dalam setiap teguranmu ada cinta yang tak kau ucapkan,

dalam setiap cerita yang kau bagikan

ada bekal hidup yang kelak menyelamatkan kami.

 

Kau ajari kami bukan hanya tentang angka dan huruf,

tapi tentang arti jujur, kerja keras, dan empati.

Kau tunjukkan bahwa keberhasilan bukan soal siapa yang paling cepat,

tapi siapa yang paling mau berusaha.

 

Kadang kami membuatmu lelah,

kadang tingkah kami membuatmu tersenyum,

namun engkau tetap hadir,

seperti matahari yang tak pernah berhenti memberi cahaya,

meski tidak pernah meminta balasan apa pun.

 

Guru…

di tanganmulah masa depan kami dipahat,

di hatimulah ribuan mimpi kecil tumbuh bertahap,

di langkahmulah terbentang jalan panjang

yang membawa kami menuju dewasa.

 

Hari ini, izinkan kami mengucap terima kasih dengan penuh ketulusan,

sebab tanpamu, kami mungkin tak pernah mengenal arti cita-cita,

tak pernah belajar menjadi berani,

dan tak pernah tahu bahwa kami bisa menjadi lebih dari yang kami pikirkan.

 

Selamat Hari Guru…

Semoga cahaya yang kau berikan menjadi amal yang abadi,

menjadi pelita bagi generasi yang akan terus tumbuh setelah kami.

 

Guruku, Penerang Langkahku

Guruku…

Engkaulah mentari yang datang setiap pagi,

membawa hangat pada hati yang belum mengerti.

Dengan sabar kau ajari aku

mengenal huruf, angka, dan arti kehidupan.

 

Langkahmu tenang, suaramu lembut,

namun kuat menuntun masa depanku.

Setiap nasihatmu menjadi jalan,

setiap senyummu menjadi kekuatan.

 

Di balik kesederhanaanmu,

tersimpan cinta yang tak pernah habis.

Kaulah pahlawan yang tak meminta balas,

tapi selalu memberi tanpa batas.

 

Terima kasih, guruku,

atas semua pelajaran yang berarti.

Jasamu akan selalu hidup

di dalam hati


5.Pantun karya dari Khalishah Naurah Salsabil Kelas 7I

          Pagi hari menanam melati,
          Siang datang harum mewangi.
          Guru mengajar sepenuh hati,
          Jasamu selalu kami hormati.
 

Doa terbaik selalu terucap agar para guru senantiasa diberi kesehatan, kesabaran, dan keberkahan dalam mendidik. Ucapan terima kasih yang tulus atas segala bimbingan, baik akademik maupun moral. Remaja Masjid SNESA berkomitmen untuk terus berusaha menjadi siswa yang berakhlak dan berprestasi sebagai bentuk penghargaan paling nyata terhadap perjuangan guru.

**Terima Kasih, Guru Kami**

Terima kasih telah menjadi pemandu dalam perjalanan kami menuntut ilmu. Terima kasih atas setiap nasihat yang menuntun kami menjadi pribadi lebih baik. Terima kasih atas kesabaran menghadapi tingkah kami yang tak jarang melelahkan. Hanya Allah yang mampu membalas setiap kebaikan yang telah bapak ibu berikan.

Dalam semangat Hari Guru Nasional, Remaja Masjid Baitul Muttaqin SNESA ingin menyampaikan bahwa kami bangga memiliki guru-guru hebat yang senantiasa membimbing dengan ketulusan hati. Semoga Allah SWT selalu menjaga, melindungi, dan menguatkan langkah para guru dalam menebar ilmu.

**Selamat Hari Guru !** Semoga segala kebaikan yang telah ditanamkan menjadi pahala yang tiada putus.








 










Sabtu, 01 November 2025

Info Remaja Masjid Minggu ini

 Kegiatan Remaja Masjid Baitul Muttaqin SNESA , Kamis, 31 Oktober 2025 

Kegiatan pertemuan rutin dibuka oleh bu Yanis Setiawati, S. Pd.I lalu dilanjutkan dengan perkenalan dari kakak-kakak mahasiswa dan mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yaitu Kak Billy, Kak Ahmad, Kak Andin, Kak Desi dan Kak Angel. Para kakak mahasiswa dan mahasiswi memperkenalkan diri kepada anggota Remas Baitul Muttaqien SNESA dan bertukar pengalaman ketika mereka menuntut ilmu yang membuat anggota Remaja Masjid mempunyai semangat untuk menuntut ilmu dan belajar tentang ilmu pengetahuan guna meraih cita-cita. 

Dalam pertemuan rutin yang dihadiri kakak - kakak mahasiswa UIN ini juga diadakan sesi tanya jawab antara kakak-kakak mahasiswa dan adik-adik remaja masjid Baitul Muttaqin SNESA.Diharapkan kehadiran kakak - kakak mahasiswa ini bisa menjadi motivasi bagi anggota Remaja Masjid untuk selalu mengikuti kegiatan secara rutin di masjid sekolah.  

Di akhir acara, pertemuan ditutup dengan pembacaan doa dan foto bersama sebagai kenang - kenangan.










Dokumentasi Kegiatan Hari Kamis 17 September 2026

  Dokumentasi Kegiatan Hari Kamis 17 September 2026 Kegiatan Rutin REMAS Baitul Muttaqien Snesa : Qiroah, Perkenalan PPL UIN SATU, dan   Ma...