Dokumentasi Kegiatan Hari Kamis 17 September 2026
Kegiatan Rutin REMAS Baitul Muttaqien Snesa : Qiroah, Perkenalan PPL UIN SATU, dan Materi Bijak Menggunakan Gadget
Pada hari Kamis, 17 September
2026, kegiatan rutin Remaja Masjid (REMAS) Baitul Muttaqien Snesa kembali
dilaksanakan. Pertemuan kali ini terasa istimewa karena kedatangan kakak-kakak
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari UIN SATU Tulungagung tahun 2026.
Kegiatan yang dihadiri oleh siswa kelas 7, 8, dan 9 ini juga didampingi oleh
tiga guru, salah satunya adalah Ibu Yanis Setiawati, S.Pd.I, yang setia
mendampingi jalannya acara dari awal hingga selesai. Acara dibuka dengan
sambutan hangat dari Ibu Nurul Hidayah S.Ag.,
yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kakak-kakak PPL akan turut
serta berpartisipasi dalam setiap kegiatan Remaja Masjid selama periode praktik
mereka.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan membaca Al-Qur'an (tilawah), tepatnya surat An-Nisa' ayat 142–144, yang dipandu oleh Kak Budi Wahono. Suasana kegiatan terasa sangat khidmat dan penuh antusias ketika para siswa melafalkan bacaan secara bersama-sama. Tidak hanya siswa, kakak-kakak PPL pun turut serta dengan semangat dalam qiroah bersama tersebut, menciptakan atmosfer kebersamaan yang positif di dalam masjid. Kegiatan qiroah ini menjadi pembuka yang menenangkan sebelum masuk ke sesi berikutnya.
Setelah qiroah bersama selesai, acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari kakak-kakak PPL UIN SATU Tulungagung yang hadir. Setiap kakak PPL memperkenalkan diri dengan ramah, disusul dengan penyampaian materi utama pada pertemuan kali ini, yaitu tentang penggunaan HP atau gadget yang baik dan bijak. Materi ini dipilih karena sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa yang tidak lepas dari perangkat tersebut. Di sela-sela penyampaian materi, kakak PPL juga mengajak siswa untuk melatih fokus melalui ice breaking dengan aturan “kalau ada kata tepuk, maka harus tepuk; sebaliknya, jika tidak ada kata tepuk, jangan tepuk.” Bagi siswa yang kurang fokus, mereka mendapatkan sanksi ringan berupa maju ke depan untuk melafalkan surat pendek. Seluruh rangkaian kegiatan ini tetap dalam pendampingan ibu Yanis Setiawati, S.Pd.I hingga acara selesai.
Adapun
poin-poin materi yang disampaikan terkait penggunaan gadget secara bijak
meliputi:
·
Fungsi HP atau Gadget dalam Keseharian
Gadget
bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga dapat menjadi sarana belajar, mencari
informasi, dan mengembangkan kreativitas. Namun, penggunaannya harus
disesuaikan dengan kebutuhan dan tidak berlebihan.
·
Durasi Penggunaan HP atau Gadget
Siswa
diimbau untuk membatasi waktu penggunaan gadget, misalnya maksimal 2–3 jam per
hari untuk keperluan hiburan, dan lebih mengutamakan kegiatan belajar, ibadah,
serta interaksi sosial secara langsung.
·
Posisi dalam Menggunakan HP atau Gadget
Posisi
tubuh saat menggunakan gadget juga perlu diperhatikan. Hindari menggunakan
gadget sambil tiduran atau dengan jarak terlalu dekat dari mata, karena dapat
berdampak buruk bagi kesehatan mata dan postur tubuh.
·
Keseimbangan Dunia dan Akhirat
Gadget hendaknya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, termasuk mencari ilmu agama, namun tetap harus diimbangi dengan ibadah dan kegiatan positif lainnya.
Dengan adanya materi ini,
diharapkan para siswa REMAS Baitul Muttaqien Snesa dapat lebih bijak dalam
menggunakan gadget, serta mampu memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif dan
produktif.
Dokumentasi Kegiatan :


.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar