Selasa, 11 April 2017

Istighosah dan Peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Muttaqien SMPN 1 Ngunut

Pada hari Jumat tanggal 7 April 2017 di Masjid Baitul Muttaqien SMPN 1 Ngunut diselenggarakan kegiatan Istighosah menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah, Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional dan Ujian Nasional Berbasis Komputer serta kegiatan Peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan Istighosah diikuti oleh seluruh siswa kelas 9, wali kelas dan bapak ibu guru.























Kegiatan Istighosah dipimpin oleh bapak Drs. H. Nasehuddin dari Ngunut sekaligus memberikan ceramah agama pada Peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW.









 Bapak ibu guru juga mendampingi para siswa dalam kegiatan istighosah dan ceramah agama.




Sebelum Istighosah, kegiatan diawali dengan sholat Dhuha dan sholat Hajat bersama - sama dengan harapan supaya siswa siswi kelas 9 yang akan menghadapi ujian tidak mengalami hambatan dan halangan apapun serta mendapatkan hasil yang maksimal.



Setelah kegiatan Istighosah selesai, dilanjutkan ceramah agama dalam rangka Peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, 8 dan 9. Kelas 7 dan 8 menempati aula sedangkan kelas 9 tetap berada di masjid.







Peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW diawali dengan penampilan Seni Hadrah oleh Remaja Masjid Baitul Muttaqien.







Pembawa Acara : VEREND SIRLYA  AYU PUTRI dari kelas 9A
Qari : DIVA SABILA SUKMA dari kelas 9E
Sari Tilawah : LUTFI SEPTIANINGSIH dari kelas 9F


Karena bapak kepala sekolah sedang mengikuti kegiatan kedinasan di luar sekolah, sambutan dari beliau disampaikan oleh Waka Humas SMPN 1 Ngunut bpk Drs. Zamroji, S.Pd


Kegiatan berjalan dengan lancar dan diakhiri pada pukul 10.30.
Beberapa catatan kecil dari ceramah bpk Drs. H. Nasehuddin :
1. Sholat harus dikerjakan secara rutin.
2. Sholat tidak terasa berat karena sudah dilatihkan untuk dikerjakan secara terus menerus sejak kecil.

Jumat, 07 April 2017

Kegiatan Remaja Masjid dalam liputan Profil Sekolah.

Kegiatan Bimbingan Kerohanian Islam Remaja Masjid termasuk salah satu kegiatan ekstra kurikuler yang diliput dalam tayangan profil SMPN 1 Ngunut. Kegiatan yang dipusatkan di masjid Baitul Muttaqien terdiri dari :
1. Ekstra kurikuler Seni Hadrah.
2. Ekstra kurikuler Remaja Masjid.
3. Ekstra kurikuler Qiraat (Seni Baca Al Quran).
4. Kegiatan sholat jamaah.
Menurut keterangan dari bpk Zamroji, S.Pd selaku Waka Humas SMPN 1 Ngunut liputan ini akan ditayangkan di stasiun televisi JTV pada hari Sabtu tanggal 8 April 2017 pukul 16.00 WIB dan hari Senin tanggal 10 April 2017 pukul 05.00 WIB.
Suasana kegiatan dalam bidikan kamera :
Kegiatan Remaja masjid







Kegiatan Seni Hadrah

Kegiatan Qiraat (Seni Baca Al Quran)

Semoga kedepannya kegiatan di masjid Baitul Muttaqien semakin banyak dan semakin membawa manfaat bagi kemaslahatan umum.

Senin, 13 Maret 2017

Bimbingan untuk Remaja Masjid : MENGHADAPI TES / UJIAN DENGAN CARA ISLAMI

BIMBINGAN UNTUK REMAJA MASJID
MENGHADAPI UJIAN DENGAN CARA ISLAMI

Pekan ini seluruh siswa – siswi SMPN 1 Ngunut menghadapi berbagai test / ujian untuk memperoleh  nilai akademis. Kelas 7 dan 8 mengikuti test Penilaian Tengah Semester, sedangkan kelas 9 melaksanakan test Ulangan Akhir Semester Genap. Masing – masing siswa tentunya berharap mendapatkan hasil terbaik dari jerih payah belajar di semester genap. Oleh karena itu pada pertemuan Remaja Masjid Baitul Muttaqien SMPN 1 Ngunut hari Jumat tanggal 10 Maret 2017 yang lalu disampaikan beberapa saran dan  tips – tips untuk siswa supaya secara mental siap menghadapi test. Persiapan  lahiriyah berupa belajar tentunya juga harus menjadi perhatian. Jika ingin mendapat hasil maksimal usaha yang dilakukan harus sekuat tenaga dan sungguh – sungguh. Persiapan batiniyahnya jangan lupa untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan ditambah mencari restu / ridha dari kedua orangtua. Pesan – pesan di bawah ini bisa dijadikan perhatian untuk menambah kesiapan menghadapi test / ulangan.
Sebagai seorang muslim kita harus  menaruh  kepercayaan sepenuhnya kepada Allah ketika menghadapi ujian di dunia, dan  mengharap pertolongan-Nya . Rasulullah  SAW  bersabda : “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, meskipun keduanya baik. Berusaha untuk mencapai apa yang akan menguntungkanmu dan mencari bantuan dari Allah, dan jangan merasa tidak berdaya. “ (Sahih Muslim, Hadis no.2664)
Pelajaran dari hadits di atas adalah :
1.      Berdo’a kepada Allah sebelum memulai mengerjakan ujian sesuai yang dianjurkan oleh Islam. Contoh doa’nya adalah seperti ini :“Rabbishrahly sadry wa yassirly amry”
Artinya :  Ya Allah, lapangkanlah dadaku dan buatlah semua urusan mudah bagiku.
2.      Tidur lebih cepat agar keesokan harinya lebih segar dalam menghadapi ujian.
3.    Menyiapkan semua peralatan yang diperlukan untuk ujian,  seperti pena, penggaris , pensil dan rautan, karena persiapan yang matang dapat membantu seseorang untuk menjawab pertanyaan. Jangan mengandalkan pinjaman dari teman kanan kiri saat test berlangsung.
4.      Membaca doa ‘sebelum meninggalkan rumah dan menuju tempat belajar / sekolah.
5.      Jangan lupa mencari ridha dari kedua orang tua dan minta didoa’kan supaya bisa menjalankan ujian dengan baik.
6.      Usahakan berangkat ke sekolah dalam keadaan yang suci / sudah berwudhu.
7.      Menyebut nama Allah sebelum memulai ujian supaya yang kita lakukan  membawa berkah, dan mencari bantuan dari Allah adalah salah satu hal untuk mendapatkan kekuatan dan berkah.
8.  Hanya takut kepada Allah dan jangan terpengaruh oleh kecemasan atau rasa takut akan  kegagalan  ujian. Sebaliknya, harus merasa optimis dengan mengatakan kata-kata yang baik seperti yang telah disyariatkan dalam Islam.
9.     Mengingat Allah (dengan dzikir) dapat menghilangkan  kecemasan dan ketegangan. Jika ada sesuatu yang terlalu sulit bagi kamu, berdoalah  kepada Allah agar diberi kemudahan.
10.  Pilih tempat yang baik untuk duduk selama ujian, jika kamu bisa. Jaga punggung tetap lurus, dan duduk di kursi dengan cara yang baik dan sehat.
11.  Perhatikanlah soal ujian pertama-tama. Penelitian menyarankan agar kita menghabiskan 10% dari waktu ujian untuk membaca pertanyaan dengan hati-hati, mencatat kata-kata penting dan membagi waktu antara melihat pertanyaan dan menjawab.
12.  Jawablah pertanyaan yang mudah terlebih dahulu, daripada yang sulit. Sambil membaca pertanyaan, buatlah catatan yang berisi ide-ide yang bisa kamu gunakan untuk menjawab pertanyaan nanti.
13.  Menjawab pertanyaan yang lebih penting/utama/mempunyai bobot nilai tertinggi dahulu.
14.  Memulai menjawab pertanyaan yang kamu tahu jawabannya terlebih dahulu. Lalu jawablah pertanyaan yang punya nilai tertinggi, dan tinggalkan saja sementara  pertanyaan yang anda tidak tahu jawabannya atau pertanyaan yang membutuhkan waktu lama untuk dipikirkan jawabnya.
15.  Luangkan waktu kamu untuk menjawab dengan tidak tergesa-gesa, karena Nabi bersabda bahwa  tergesa-gesa adalah dari setan.
16.  Pikirkan dengan hati-hati ketika menjawab dan memilih jawaban yang tepat jika menemukan pilihan ganda.  Jika kamu yakin bahwa kamu telah memilih jawaban yang benar, maka  kuatkan hati dan waspadalah dari waswasah (bisikan dari setan yang dapat membuat kamu ragu-ragu).
17.   Manfaatkan 10% dari waktu untuk mengkaji jawaban kamu.
18.  Hindari berkata yang tidak ada gunanya / mengobrol di tempat test. Rosulullah menganjurkan kalau pembicaraan itu tidak ada faedahnya lebih baik diam.
19.  Jika kamu menemukan setelah ujian bahwa  beberapa jawaban kamu salah, jadikan sebagai pelajaran di  masa depan, agar tidak terburu-buru dalam menjawab pertanyaan. Terima kehendak dan takdir dari Allah serta jangan frustasi atau putus asa .
20.  INGAT,  bahwa kecurangan/mencontek dilarang dalam agama.
21.  Jika hasil test sangat memuaskan, jangan takabur / sombong karena masih banyak tahapan test berikutnya yang harus diikuti dan tetaplah istiqomah dalam belajar.
Semoga berhasil dalam test dan semoga Allah meridhai dan selalu memberi pertolongan. Amin.
Tidak lupa tentunya seluruh bapak ibu guru juga ikut berdoa semoga semua siswa berhasil melampaui test dengan hasil maksimal.
Suasana pertemuan Remaja masjid hari Jumat 10 Maret 2017 
Pembawa Acara : Risa Lukitasari kelas 8B

Qariah : Nisa Anida dari kelas 8B


Kultum disampaikan oleh Anina Anjati kelas 8A dengan tema Qonaah.




 

Kutbah Jum'at Masjid SNESA

Menjaga Lisan Dari Perkataan Buruk Salah Satu Tanda Selamat Hari Jum'at Legi, 24 April 2026.  Khatib : Muhamad Yasin, S.Pd,M.Pd Khut...