SUSUNAN
PANITIA LOMBA PERINGATAN ISRA MIRAJ NABI MUHAMMAD SAW 1445 H
REMAJA
MASJID BAITUL MUTTAQIN SMP NEGERI 1 NGUNUT
RABU
07 FEBRUARI 2024
SUSUNAN
PANITIA LOMBA PERINGATAN ISRA MIRAJ NABI MUHAMMAD SAW 1445 H
REMAJA
MASJID BAITUL MUTTAQIN SMP NEGERI 1 NGUNUT
RABU
07 FEBRUARI 2024
MEMOHON AMPUNAN ALLAH DENGAN SHALAWAT
(Khutbah Jumat Masjid
Baitul Muttaqien SNESA tanggal 4 Agt 2023)
Khatib :
Slamet Pitoyo, S.Pd
Ditulis oleh : Surya Madya Nata Prawira kelas 9B
(Pengurus Remaja Masjid SNESA)
Kaum muslimin rahimahumullah
Zaman
dahulu, umat manusia dari bangsa manapun masih dalam keadaan ummi dan
jahiliyah. Semua manusia tidak mengetahui siapa yang harus disembah, termasuk
tidak tahu bagaimana caranya beriman, berakhlak, beribadah, dan bertauhid
kepada Allah Swt.
Alhamdulilah
per hari ini, banyak umat manusia yang telah beriman, bertauhid, berislam, dan
berpengetahuan serta mampu menguasai teknologi. Semua itu terjadi wasilah
perjuangan, dakwah, dan jihad Nabi Muhammad SAW.
Berkah
dakwah Rasulullah SAW, akhirnya
bisa sampai ke negeri ini dan membawa kita ke zaman yang lebih beriman dan
berpengetahuan. Oleh sebab itu, marilah kita memperbanyak shalawat kepada Rasulullah
SAW sebagai rasa syukur dan
terima kasih kita. Syukur kepada Allah SWT,
berterima kasih kepada Rasulullah SAW.
Rasulullah
pernah bersabda dalam HR Tarmidzi:
أَوْلَى النَّاسِ بِي يَومَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ
عَلَى صَلَاةً
“Orang
yang paling dekat denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak
bershalawat kepadaku.”
Allahummashalli
ala sayyidina Muhammad !
Allah
SWT juga berfirman dalam
surah al-Ahzab ayat 56:
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}
“Sesungguhnya Allah dan para
malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman!
Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan
kepadanya.”(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 56)
Kaum muslimin rahimahumullah
Kita umat manusia tentunya memiliki
banyak dosa. Sulit rasanya mendapatkan ampunan Allah SWT jika beristighfar
sendiri. Tidak mudah juga agar taubat kita diterima oleh Allah SWT, kecuali kalau kita menghadirkan
nur Nabi Muhammad SAW.
Dahulu
para sahabat yang memiliki banyak dosa, hal yang mereka lakukan agar istighfar
dan taubatnya diterima Allah SWT, mereka
bisa sowan kepada Rasulullah SAW. Lalu, mereka beristighfar dan berdoa kepada
Allah SWT di
depan nabi. Kemudian, nabi juga mendoakan mereka supaya mendapat ampunan. Pada
akhirnya, mereka pun diampuni oleh Allah SWT.
“Dan Kami tidak mengutus
seseorang rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya
jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun
kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka
mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi”
Sejak
Rasulullah SAW wafat, bagaimana cara kita yang awam
untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Apa yang harus dilakukan ? Kita hadirkan sunahnya, hadirkan
ajarannya, hadirkan akhlak dan adabnya, serta hadirkan pula nur-nya di rumah
kita dengan memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW.
Kaum muslimin rahimakumullah
Doa
juga sulit dikabulkan tanpa diawali dengan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Oleh
karenanya, mari memperbanyak shalawat
kepada Rasulullah SAW. Kita, keluarga, maupun masyarakat bershalawat kepada Rasulullah
SAW. Memperbanyak shalawat
juga sebagai syukur kepada Allah SWT,
sekaligus bentuk terima kasih kepada Rasulullah SAW.
Semoga Rasulullah memberikan kita
syafaat dan Allah mengampuni dosa-dosa kita.
Contoh Teks Lomba Pidato
Ditulis ulang oleh Elvira Putri Zahra Tsabita
Kelas 7A
Anggota Remaja Masjid SNESA
“MANUSIA MAKHLUK PALING MULIA”
Assalamualaikum ya akhi ya ukhti
Salam salam wahai saudaraku semoga Allah merahmatimu
Salam salam wahai semua semoga hidup jadi bahagia
Alhamdulillah, “alhamdulillahilladzi ja’alal qolam muh lil kitabah wal kitabah wal kitabah lil kiroat wal kiroat lil makrifat wal makrifal lil ibadah wal ibadah lillahi ta’ ala”
Asshoolatuwassalamu’ala sayyidil wujud, wal habibil yahud, muhamadin sallallahu alaihi wassalam wa ala alihi wasohbihi waman ta bluda ila yaumim bakdal maut.
Yang terhormat dewan juri yang arif dan bijaksana, yang kami ta’zim i Bapak Ibu pendamping yang setia dan tak lupa pula hadirin hadirat yang berbahagia.
Perkenalkan, saya dari SMPN 1 Ngunut
Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat ilahi robbi karena atas rahmat dan nikmatnya kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat walafiat.
Shalawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan kita sayyidul anbiya wal mursalin yaitu Baginda Nabi Besar Muhammad Sallallahu Alaihi sang pemberi syafaat di hari kiamat.
Sungguh, kebahagiaan yang luar biasa karena Allah telah memberikan kita kebahagiaan yang begitu sempurna melalui kegiatan seleksi pidato kali ini.
Maka sebelumnya Izinkan saya menyampaikan kalimat jangan lupa bahagia.
Teman-teman, jangan menunggu bahagia baru berkumpul, tapi sering-seringlah
Berkumpul maka kebahagiaan itu akan tercipta.
Hadirin yang saya cintai dan yang Insyaallah mencintai saya juga, di dalam Alquran surah at-tin ayat 4 Allah berfirman:
لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
Sungguh Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Hari ini Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna di muka bumi ini, sampai-sampai bentuknya perfect tiada kurang satupun, bahkan Allah telah menjadikan manusia sebagai khalifah.
Dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengutus Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai apa? Sebagai suri tauladan manusia dan menjadi contoh bagi kaum muslimin. Karena
إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلاقِ
“sesungguhnya aku diutus oleh Allah hanya untuk menyempurnakan akhlak”.
Hadirin, Nabi Muhammad itu diutus untuk menyempurnakan akhlak, dari yang awalnya jahiliyah menuju masyarakat yang Islamiyah penuh rahmat seperti sekarang ini.
Do you know what islam is?
Its a way of life for all
It is taught in the quran
For big and small
Hadirin, apakah kamu tahu apa itu Islam? Islam itu agama kita dan Islam merupakan jalan hidup untuk kita semua dan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam itu merupakan suri tauladan kita, jadi alangkah baiknya jika beliau kita jadikan sebagai panutan.
Tetapi saya nggak habis pikir sama anak muda sekarang teman", anak muda zaman sekarang apapun bisa dijadikan bahan membuat status, betul atau betul?
Bukan apa-apa, tapi apa-apaan mau ke sini saja masih sempat-sempatnya membuat status (bismillah otw lomba pidato) behh kann? bahkan status religius sedang menggandrungi para remaja, gayanya ambil wudhu pakai mukena nyiapin tongsis cekrek lalu di upload ke status (otw solat, otw masjid) bahkan yang lebih update nya lagi jangan ping aku karena aku sedang berada di rakaat yang kedua, kemudian temannya lihat dan langsung berkomentar kamu lagi salat? dia menjawab nggak percaya? nih aku fotoin, aku sudah berada di rakaat yang ketiga, sambil berpose padahal masih mengerjakan shalat,
Naudzubillah himindzalik.
Bahkan bukan hanya itu teman-teman, wanita-wanita zaman sekarang lebih sering menebarkan aurat auratnya yang hot, memperlihatkan giginya yang berkawat hanya agar terlihat cantik didepan masyarakat. Padahal, kecantikan hanya cukup dengan
“Kun anta tazdada jamala”
Jadilah diri sendiri
Dengan budi pekerti yang baik, berpengetahuan yang luas maka kecantikan yang sebenarnya akan terpancar dari dalam diri kita.
Jadi, nggak perlu kita menirukan gaya-gaya artis korea yang hanya membuat kita terjerumus kedalam neraka.
Alangkah lebih baiknya, jika kita mengidolakan Rasulullah SAW sang penolong, sang pemberi ketenangan dan yang akan membawa kita ke dalam surga nya Allah
Ya Rosulallah salâmun ‘alaik,
Yâ rofî’asy-syâni waddaroji
Engkau cahaya diatas cahaya insan termulya dan di percaya
Kau bagai matahari, kau menyinari dunia wajahmu indah berseri sepertiada duanya
Ya Rosulallâh salâmun ‘alaik,
Yâ rofi’asy-syâni waddaroji
Siapa yang cinta pada nabinya pasti bahagia dalam hidupnya
Hadirin rohimakumullah, jadi intinya, jadi kesimpulannya adalah, yang menjadi suri tauladan kita, yang menjadi panutan kita, yang menjadi idola kita itu Nabi Muhammad Sallalahu Alaihi Wassalam bukan oppa” Korea, karena beliaulah yang telah meneruskan agama islam dan yang akan mengantarkan kita ke surga kelak
Sekian dari yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf wabilahitaufik walhidayah wakhiran unzurma qola wala tandzurman qola
Assalamu’alaikum saya ucapkan terima kasih atas waktunya.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Menjaga Lisan Dari Perkataan Buruk Salah Satu Tanda Selamat Hari Jum'at Legi, 24 April 2026. Khatib : Muhamad Yasin, S.Pd,M.Pd Khut...